Haruskah Mereka Bermain di Kuburan??
Sekarang di luar hanya tersedia sedikit ruang buat anak mengekspresikan diri. Lahan yang lapang kini tinggal kenangan. Kalaupun ada — rata-rata sudah diperkeras dengan adukan semen dan konco-konconya, atau hamparan aspal yang ndak kalah kerasnya. Kini, hampir tidak ada tempat buat berjatuh-jatuhan dan berguling-gulingan yang aman.
Teriakan mereka pun tidak lagi bisa meluncur jauh. Cuma bisa tergemakan dan sebagian besar justru terpantul kembali kearah mereka sendiri, karena membentur dinding-dinding tinggi menjulang. Bahkan teriakan mereka lebih sering tertelan oleh raungan kendaraan yang berjibun jumlahnya.
Begitulah kenyataannya. Di kota memang semakin sedikit tempat lapang gratisan buat menampung keceriaan mereka. Rata-rata kini berbayar.
Lantas bagaimana yang tidak punya uang? Haruskah mereka menggumbar keceriaan anak-anak mereka di kuburan..??




yup,betul kata om yuandra.sekarang lahan bermain anak semakin berkurang.anak jaman sekarang lebih suka main ps,facebook,atau game online ketimbang memancing,main bola atau mandi di sungai.